Kadangkala ketika kita melihat instagram atau kejadian yang dialami orang lain di social media, terbersit segelintir pemikiran,, wah enak ya jadi dia, dia sudah kesini-kesana, wah dia sudah punya ini dan itu, wah dia sudah kuliah di sini, kemudian melihat ke diri sendiri karna belum mengalami lalu merasa kekurangan, galau, merasa minder atau kurang beruntung.
Lalu kemudian aku teringat, ketika doa pagi di kantor, ada sharing dari pekerja kantor yang sangat menyentuh menurutku, yang sampai sekarang masih terngiang-ngiang dipikiranku, dan selalu aku ingat ketika aku melihat keadaan ini.
Ini adalah tulisan dari Quraish Shihab yang sedang viral dan menurutku memang bagus sekali,
Keberuntungan, kadang memainkan perannya dalam kehidupan manusia, sekalipun kerap tidak masuk akal. Karena itulah takdir mereka.
Boleh jadi keterlambatanmu dari suatu perjalanan adalah keselamatanmu. Boleh jadi tertundanya pernikahanmu adalah suatu keberkahan. Boleh jadi dipecatnya engkau dari suatu pekerjaan adalah suatu maslahat. Boleh jadi sampai sekarang engkau belum dikarunia anak itu adalah kebaikan dalam hidupmu. Boleh jadi engkau membeci sesuatu tapi ternyata itu baik untukmu, karena Allah Maha Mengetahui sedangkan engkau tidak mengetahui.
Sebab itu, jangan engkau merasa gundah terhadap segala sesuatu yang terjadi padamu, karena semuanya sudah atas izin Allah. Jangan banyak mengeluh karena hanya akan menambah kegelisahan.
Perbanyak bersyukur, , Alhamdulilah, itu yang akan mendatangkan kebahagiaan, Terus ucap alhamdulilah..alhamdulilah..alhamdulilah, sampai engkau tidak mampu lagi mengucapkannya. Selama kita masih bisa tidur tanpa obat tidur, kita masih bisa bangun tidur hanya dengan satu bunyi suara, kita terbangun tanpa melihat adanya alat-alat medis yang menempel di tubuh kita, itu pertanda bahwa hidup kita sejahtera. Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah, ucapkan sampai engkay tak mampu lagi mengucapkannya.
Jangan selalu melihat ke belakang karena disana ada mas lalu yang menghantuimu. Jangan selalu melihat ke depan karena terkadang ada masa depan yang mebuatmu merasa gelisah. Namun, lihatlah ke atas karena disana ada Allah yang membuatmu bahagia.
Tidak harus banyak teman agar engkau menjadi populer, singa sang raja hutan lebih sering berjalan sendirian. Tapi kawanan domba selalu bergerombol. Jari - jari juga demikian, kelingking, jari manis, jari tengah, jari telunjuk, semuanya berjajar bersampingan kecuali jari jempol, dia yang paling jauh diantara keempat itu. Namun, perhatikan engkau akan terkejut kalau semua jari-jari itu tidak akan bisa berfungsi dengan baik tanpa adanya jempol yang sendiri yang jauh dari mereka.
Karena itu, sebenarnya yang diperhitungkan bukanlah jumlah teman yang ada di sekelilingmu. Akan tetapi banyaknya cinta dan manfaat yang ada disekitarmu, sekalipun engkau jauh dari mereka. Menyibukan diri dalam pekerjaan akan menyelamatkan dirimu dari tiga masalah yaitu kebosanan, kehinaan dan kemiskinan.
Aku tidak pernah mengetahui adanya rumus kesuksesan, tapi aku menyadari bahwa rumus kegagalan adalah sikap asal semua orang. Teman itu seperti anak tangga, boleh jadi ia membawamu ke atas atau ternyata sebaliknya membawamu ke bawah, maka hati-hatilah anak tangga mana yang sedang engkau lalui.
Hidup ini terus berlanjut baik itu engkau tertawa ataupun menangis, karena itu jangan jadikan hidupmu penuh kesedihan yang tidak bermanfaat sama sekali. Berlapang dadalah, maafkanlah dan serahkan urusan manusia kepada Tuhan, karena engkau, mereka dan kita semuanya akan berpulang kepada Nya.
Jangan tinggalkan sholatmu sekalipun. Karena disana, jutaan manusia yang berada dibawah tanah sedang berharap sekiranya mereka diperbolehkan kembali hidup, mereka akan bersujud kepada Allah SWT walau sekali sujud.
Jangan selalu bersandar pada cinta, karena itu jarang terjadi. jangan bersandar kepada manusia, karena ia akan pergi. Tapi bersandarlah kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena Dia lah yang menentukan segalanya.
Aku merinding dan menganguk-anguk terpaku ketika mendengarkan nasihat ini.
Pesan yang paling bermakna buatku adalah semua hal ada waktu dan proporsinya sesuai dengan rencana Allah. Dan rencana Allah yang paling sempurna, tidak pernah telat atau terlalu cepat. Jadi apabila ada hal yang belum terjadi di kehidupan kita, bersabarlah sambil terus bersykur atas apa yang sudah terjadi sampai hari ini.
Ada satu quote yang aku juga sangat senangi ketika aku melihat postingan di instagram :
Patience are always better than prejucide. Sometimes perhaps you ever jealous with others life but you dont even know that Allah made a path for you so that husnuzhon are better for our life.
Semoga tulisan bermanfaat buat kamu yang membaca dan membuat hati lebih tenang (apabila lagi dalam kegalauan).


No Comments Yet, Leave Yours!