Pengalaman Mengurus Visa Schengen untuk ke Eropa (Part 1)

Sunday, May 6, 2018

Kali ini aku mau cerita pengalaman aku tahun lalu ketika mempersiapkan visa untuk liburan ke Eropa yaitu Visa Schengen. Nah sebenarnya aku memiliki sedikit pengalaman buruk ketika mengurus visa Schnengen tahun lalu, karna aku masih menggunakan jasa travel langganan aku untuk pengurusan visa tersebut yang ternyata malah menambah repot dan bikin emosi.

Jadi menurut informasi yang aku terima kalau pengurusan visa itu dapat dilakukan minimal 3 bulan sebelum keberangkatan liburan. Karena aku berencana berangkat bulan November tahun lalu,  jadi aku mulai mempersiapkan dan submit dokumen ke travel tsb sejak bulan Agustus. Semua dokumen yang diminta sudah dipersiapkan dan disubmit ke travel tsb (cabang nya yang di benhil), dan ga ada info apa-apa terkait kekurangan dokumen atau pra syarat lainnya. Aku pun tenang aja, karena pikir sudah beres karna yang akan urus semua nya adalah travel tsb.

Tapi drama dimulai deh saat akhir bulan September (yes akhir bulan dan sudah dekat waktu berangkat) si travel ngabarin bahwa dia ga dapet jadwal wawancara buat aku di bulan September melainkan baru dpt jadwal wawancara dibulan Oktober tanggal 17, sedangkan aku akan berangkat pada tanggal 4 November dan menurut info dari travel juga bahwa pengurusan visa akan memakan waktu 20 hari kerja... Nah,,, kalau di hitung-hitung sejak tanggal 17 oktober ke 4 november aja ga sampe 20 hari kerja khaaan...
Panik deh sepanik-paniknya dan yang paling ga enak menurut aku adalah travel tsb ga memberikan aku solusi yang pasti, malah aku harus cari tau sendiri, cari alternatif sendiri sampe diminta cari jadwal wawancara sendiri. Dan yang lebih ga enaknya lagi, ya aku diminta mundurin tanggal keberangkatanku. Dan ini proses esmosi sama travel memakan waktu ya, sampe akhirnya bulan Oktober awal aku putusin narik semua dokumen dari travel tsb. 

Wah sejak saat itu aku jadi trauma deh urus visa di travel. Akhirnya dalam kepanikan aku, aku mulai tanya sana sini ttg bagaimana pengurusan visa sendiri dalam waktu yang singkat. Beruntung aku ketemu temenku yang sebelumnya habis dari Eropa juga dan dia cerita tentang pengalaman urus visa sendiri menggunakan fasilitas VIP.  Jadi istilahnya cuma seminggu langsung jadi visa nya. Wah aku bersyukur banget dalam keadaan mepet begitu di tolong sama Allah, dapet informasi yang menurut aku berharga banget saat itu (iyalah daripada ga jadi berangkat gara-gara ga dapet visa).

Nah cara pengurusan visa nya aku sharing di Post sambungan ini ya...

No Comments Yet, Leave Yours!